Ambil senjata

Pada pagi hari 4 April 2003 sekelompok orang membobol gudang senjata milik Komando Distrik Militer Wamena dan melarikan diri dengan senjata dan amunisi. Dua tentara dan satu dari kelompok pembobol tewas dalam bentrokan itu. Militer pada saat itu menanggapi dengan membabi-buta: dalam operasi penyisiran setelah peristiwa tersebut, KontraS melalui laporan investigasinya mengungkapkan sebanyak 9 orang tewas dan 38 orang disiksa. 42 orang lainnya meninggal karena kelaparan setelah sebanyak 25 desa digusur secara paksa. Sebanyak 8 orang ditangkap dalam penyisiran tersebut dan dituntut atas peristiwa pembobolan tersebut. Hampir semuanya disiksa pada saat penangkapan dan pengadilan dilaksanakan jauh di bawah standar hukum nasional dan internasional. Delapan orang dikenai hukuman berat selama 20 tahun maupun penjara seumur hidup. Pada bulan Desember 2004 para tahanan dipindahkan ke Makassar dan salah satu dari mereka, Michael Heselo, meninggal pada tahun 2007. Beberapa tahanan lainnya terus menderita masalah kesehatan yang parah dan tidak mendapat perhatian dari pihak berwenang di penjara, sementara itu satu orang menderita masalah kesehatan mental.

FacebookTwitterGoogle+Share