Ruten Wakerkwa

Tanggal LahirTidak diketahui
DakwaanTidak diketahui
Tanggal Penahanan01/08/2014
Ringkasan KasusWakerkwa ditangkap ketika pertempuran di antara pasukan keamanan dan kelompok bersenjata di Pirime, Lanny Jaya. Dia didakwa dengan konspirasi untuk melakukan makar.
VonisDalam penyidikan
KeprihatinanPenahanan sewenang-wenang, Penganiayaan dalam tahanan
Ambil Tindakan
ifnofoto

Pada tanggal 1 Agustus 2014, Pastor Ruten Wakerkwa dari Gereja Baptis Yerusalem di kampung Tekun di Pirime, Lanny Jaya, ditangkap saat pertempuran di antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata yang dipimpin oleh Enden Wanimbo. Penangkapannya terjadi berikut pertempuran yang berlangsung beberapa hari di antara kedua belah pihak.

Pada tanggal 28 Juli 2014, pertempuran di antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata terjadi setelah transaksi senjata yang beubah menjadi buruk. Kehadiran polisi yang tidak terlibat dalam transaksi tersebut menyebabkan kecurigaan yang mengakibatkan penembakan di antara kedua belah pihak. Selama kerusuhan tersebut, kelompok bersenjata dilaporkan menyita empat pucuk senjata dan ribuan peluru sebelum melarikan diri. Keesokan hari, militer dan polisi dilaporkan telah membakar honai di Yugumeya dan Wenam di Pirime sebagai hukuman setimpal. Pada tanggal 30 dan 31 Juli, pembakaran rumah honai dilaporkan berterusan di Indawa, Awinayu dan di Ekanom, Pirime. Abednego Wakerkwa, berumur 10 tahun, dilaporkan ditemukan tewas dalam honai yang terbakar.

Pastor Wakerkwa ditahan di polres Lanny Jaya. Ia dilaporkan ditangkap ketika polisi menemukan sebuah foto bendera Bintang Kejora di HPnya. Laporan awal yang diterima menandakan bahwa ia telah menghadapi penyiksaan dalam tahanan. Pada Oktober 2014, Orang Papua di balik Jeruji belum dapat memastikan nasib Pastor Wakerkwa.

Sumber

Laporan dari Persekutuan Gereja Baptis Papua, “Press Realisse: Tentang Peristiwa Kekerasan Pada 28 Juli 2014 di distrik Indawa Kabupaten Lani Jaya, Papua,” 21 Agustus 2014

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2014

FacebookTwitterGoogle+Share