Tiragud Enumby

Tanggal Lahir19 pada saat penangkapan
DakwaanTidak diketahui
Tanggal Penahanan26/01/2014
Ringkasan KasusDua orang ditangkap berikutan penggerebekan di gereja Dondobaga di Kurilik, Puncak Jaya. Mereka disiksa dan tidak diberi makan dalam tahanan di Polres Puncak Jaya.
Vonis
KeprihatinanPenahanan sewenang-wenang, Penyiksaan pada saat penangkapan, Penganiayaan dalam tahanan
Ambil Tindakan
ifnofoto

Pada tanggal 26 Januari, Tiragud Enumby ditangkap bersama Yenite Morib pada saat penggerebekan gereja Dondobaga di kampung Kurilik, Puncak Jaya. Mereka ditangkap tiga minggu selepas penangkapan Deber Enumby di kampung yang sama. Deber Enumby ditangkap berikut kecurian delapan senjata api dari pos polisi Kurilik oleh orang yang diduga anggota Tentara Pembebasan Nasional (TPN)/Organisasi Papua Merdeka (OPM). Morib dan Enumby dilaporkan disiksa pada saat penangkapan dan tidak diberikan makanan selama dua hari semasa di tahanan di Polres Puncak Jaya.
Menurut laporan dari seorang aktivis HAM independen setempat, aparat keamanan menduga ketiga tahanan sebagai anggota TPN/OPM namun mereka adalah warga sipil biasa. Laporan tersebut menyatakan bahwa penangkapan itu berlaku pada waktu penyisiran kekerasan di gereja Dondobaga. Aktivis setempat melaporkan bahwa operasi itu dilakukan oleh anggota Brimob (Brigade Mobil) dan Detasemen Khusus 88 (Densus 88) di mana para jemaat gereja dibayonet oleh anggota keamanan. Operasi itu menyebabkan keresahan, sehingga ratusan orang dari para jemaat gereja Kurilik dan Dondobaga melarikan diri dari kampung mereka. Laporan berita setempat menyatakan bahwa rumah-rumah di daerah tersebut telah dibakar oleh anggota keamanan. Kepala kepolisian Puncak Jaya menolak laporan bahwa adanya serangan terhadap para jemaat gereja tersebut.
Pada saat ini, tidak jelas apakahdakwaan yang dihadapi kedua tahanan tersebut dan jika mereka menerima bantuan hukum.

Sumber

Email dari penyelidik HAM setempat, Februari 2014

“Korban Penembakan Oleh Militer Indonesia, Terhadap Warga Sipil Di Kabupaten Puncak Jaya,” KNPB News, 30 Januari 2014, http://knpbnews.com/?p=3516

“Serang pos polisi, Yemiter terancam hukuman mati,” Sindonews, 29 Januari 2014, http://daerah.sindonews.com/read/2014/01/29/26/831288/serang-pos-polisi-yemiter-terancam-hukuman-mati

“Diduga Aparat Keamanan Aniaya Warga Kurilik, Puncak Jaya,” 28 Januari 2014, http://tabloidjubi.com/2014/01/28/diduga-aparat-keamanan-aniaya-warga-kulirik-puncak-jaya/

FacebookTwitterGoogle+Share